Terpuaskan Stella (FR MnG and Mini Concert: Classy Moment with Stella Cornelia, Malang)

Kurang lebih sebulan yang lalu mulai seliweran info Meet and Greet and Mini Concert with Stella Cornelia di timeline. Saat itu mikir, gila ini EO gambling juga ngebandrol tiket dengan harga lumayan relatif tinggi untuk artis yang belum mengeluarkan apa-apa kecuali baru keluar dari JKT48. Stella bukanlah ex member JKT48 pertama juga seh yang digandeng EO buat acara begonoan. Sebelumnya ada Alissa Galliamova, Neneng Rosdiana, dan Sonya Pandarmawan. Nama yang terakhir disebut sayangnya acara shownya di Bandung dicancel, ini yang bikin was-was, memunculkan semacam rasa agak ndak percaya ke EO asing manapun. Apalagi Malang juga pernah punya pengalaman pahit dari EO asing yang iming-iming mau mendatangkan dedek-dedek idol tapi dicancel setelah sudah banyak yang beli tiketnya, proses refund-nya juga belum rampung sampai sekarang.

Untuk sekedar membutakan kendakpercayaan itu, sejenak mencari alasan kenapa harus datang ke acara itu. Ternyata banyak. Pertama, ex member yang graduate dari JKT48 sulit ditemui kalau tiba-tiba kangen karena dia sudah ndak bisa ada di theater tiap hari, bukan idol you can meet lagi. Kedua, pengen banget lihat perkembangan ex member tanpa embel-embel JKT48, karena faktanya selama ini kebanyakan jarang ada yang bisa survive. Ketiga, pengen tahu juga cerita-cerita selama jadi member sampai memutuskan graduate, ya kirain saja lagi khilaf mau buka-bukaan tentang intern di JKT48. Keempat, ini show Stella yang pertama pasca dia graduate, jelas pengen lah jadi saksi sejarah awal karir dia di luar. Keempat, pengen banget lihat animo dari fans apakah masih sama kayak mereka mendukung dedek-dedek JKT48. Kelima, saya sendiri tercetus mau bikin dan ngasih project dengan tujuan menunjukkan kalau masih banyak yang peduli kok meski dia bukan di JKT48 lagi. Keenam, iman kepada qodo' dan qodar.

Alasan yang menggiurkan, yatapi saya belum memastikan bisa hadir ke acara itu atau ndak sampai hari H, takut tiba-tiba ada tugas kerjaan ke luar. Cuma bisa memastikan project saya ke Stella bakal tetep jalan, kalaupun berhalangan ya nanti rencananya dititipkan saja. Project apa? Mungkin nanti kalau ndak lupa bakal sedikit cerita di twitter.

*

8 Maret 2014, hari H tiba juga. Project baru benar-benar bisa 100% dirampungkan pukul 15.00 di Omah Jajan. Saya masih deg-degan, banter berdoa kayak anak SMP/SMA yang mau Ujian Nasional, semoga ndak ada telpon ada tugas apapun dari kantor untuk malam ini. Ba'da Maghrib belum ada telpon apapun dari kantor, nekat lah meluncur ke Gedung Unggul sambil nggotong frame pink ukuran A5 pakai motor, lumayan ndrawasi.

Sampai di Gedung Unggul sekitar pukul 17.50 langsung ke ticketing karena memang saya belum punya tiketnyahhahahaa. Bingung mau beli yang mana, sambil mengintip ke dalam lihat deretan kursi, saya pun memutuskan beli tiket Silver seharga 75K saja (atau setara dengan 3 kali nonton Arema di Stadion Kanjuruhan) karena memang jarak dan sudut pandang ke panggung masih sangat dekat dan jelas. Bodo amat mau dikatain kaum Sudra, kaum Sudra ini masih punya tanggungan ngevote Trainee di pemilu JKT48, harap maklum, terima sodaqoh. Sambil nunggu open gate pukul 18.00 tepat, seperti biasa saya manfaatkan ngobrol sama fans lain, sambil nulis fanlet ke Stella yang hampir kelupaan. Open gate untuk tiket Silver masuk terakhir pukul 18.30.

Penonton masuknya dari pintu sebelah selatan, tiketnya disobek sangat lebar, saya ndak tahu tujuannya apa, kalaupun mau menandai saya lebih suka tiketnya digunting jadi masih bisa dibuat kenang-kenangan. Tiket yang disobek sangat lebar ini justru jadi blunder, panitia jadinya ndak bisa membedakan mana tiket Silver, Platinum, atau Gold. Kecuali tiket Diamond yang bentuknya vertikal beda sendiri. Kalau mau licik bisa saja saya ngaku tiket Platinum atau Gold, untungnya saya anak sholeh yang lagi mau jujur. Saya ambil tempat duduk tiket Silver di sayap kiri atau sisi utara, strategis, kebetulan duduknya dekatan sama anak-anak Ringo Idol Crew. Lihat kanan-kiri saya bisa tersenyum lega, ramai euy. Kuota Silver dan Diamond sold keisi penuh, tiap meja tiket Platinum dan Gold cuma menyisakan 1-3 kursi kosong saja. Kuota yang disediakan panitia memang terbatas seh, tujuannya jelas untuk kenyamanan bersama. Kelihatan nyusunnya rapi, cuma backdrop di panggungnya saja yang ndak rapi. Keputusan memindahkan venue dari Baiduri Sepah ke Gedung Unggul yang lebih lapang memang keputusan yang tepat. Nunggu acara dimulai, lagi-lagi saya manfaatkan ngobrol sama fans yang duduk di sebalah.

Pukul 19.00 mc masuk membuka acara, cukup lugas bikin penonton antusias. Menyapa penonton, menjelaskan acaranya, lalu mempersilahkan Ringo Idol Group naik ke panggung bawain lagu Shonichi. Suara mbak vokalisnya gurih, kayak dengar mbak Vienda versi Malang. Dari tempat duduk penonton masih malu-malu ngechant.

Setelah 1 lagu dari Ringo Idol Group, mc kembali berusaha menaikkan antusias penonton. Kali ini mc menghampiri penonton sambil nanyain satu per satu. Di tengah enak-enaknya mc nanyain penonton, Stella tiba-tiba nyapa "Hai semuanyaaaa" dadah-dadah berjalan dari arah pintu depan panggung menuju panggung. Stella mengenakan dress hitam dirangkap jaket denim, ujung kepalanya menempel topi hitam tapi tetep membiarkan poni depannya terlihat, bawahan pakai stocking hitam sama wedges coklat(?). Cantik banget. Oiya Stella juga kok jadi kurus banget gini ya. Kaget campur riuh lah. Sedikit ada kekagokan, entah kok ya sampai muncul pertanyaan "Sudah makan belum?" dari mulut Stella, apaan cobahhahahaa.

Ndak pakai lama Stella langsung nyanyi Selamanya Cinta dari d'Cinnamons diiringi sama band, yang ternyata band-nya mbak Jeje hhahahaa. Penonton anteng cuma ayun-ayun tangan dari tempat duduk saja, ya memang karena lagunya selow, buntu ide mau ngapain juga. Pikiran saya melayang, jadi ingat Cindy Gulla pernah nyanyi lagu ini.

Cukup dihibur 1 lagu dulu dari Stella, acara dilanjut quiz. Quiz yang tanggal lahirnya sama atau berdekatan sama ulang tahun Stella tanggal 3 November. Sesi ini gombal-gombalan dan pantun-pantunan gitu ke Stella, kurang begitu jelas jadi skip saja ya. Yang paling bisa ditangkap pas sesi ini cuma Stella ndak tahu (atau pura-pura ndak tahu) istilah skymen pas penonton yang maju ke depan keceplosan nyebut istilah itu.

Stella ndak sabar mau nyanyi lagi, dia nanya, "Maunya aku nyanyi apa?" Dengar ada yang nyelethuk Nagai Hikari, Stella pun sedikit melantunkan lirik "Haaaaanya dirimuuu, haaaanya diriiimuuuu..." Pingsan kehabisan oksigen, klepek-klepek lah sama suaranya meski cuma segitu doang yang dinyanyikan. Stella kemudian ijin bilang "Jadi sesi ini aku mau bawain lagu-lagu JKT48, gak apa ya?", sopan banget. Mata saya berkaca-kaca bilang "asal Stella nyaman saja", tapi di sisi lain juga pengen teriak "kalau masih bawain lagu JKT48 terus, kapan bisa lepas dan move on dari JKT48-nya", yatapi semua memang kembali lagi terserah Stella.

Lagu ke-2, kali ini Stella bawain Boku no Sakura. Apalah itu Boku no Sakura yang dibawakan Stella pas Konser 2nd Anniversary, versi yang dibawakan kali ini lebih asik dinikmati, lebih kelihatan kualitas vokalnya, tanpa diganggu sama problem mic juga. Salut buat sound-nya, memang manteb lah bray, ini penting. Melihat penonton yang mulai berdiri menanggalkan kursinya lalu kompakan membentuk wave, Stella tampak mulai nyaman dan mulai menguasai suasana. Senyum-senyum sendiri, ini pertama kalinya lihat dia nyanyi live dengan human uniform tanpa seifuku.

Setelah Boku no Sakura, langsung disambung lagu ke-3 Futari Nori no Jitensha. Anjir, begitu musik masuk intro awal dan tahu lagu ini yang dibawain, penonton terutama yang dari sayap kiri langsung kalap, full chant plus moshing. Ya saya ikutan seru-seruan dong, masa diem kayak dengar pengajian. Senang bisa dengar dan ikutan chant khas Malang jya-jya-tahu-tahu-tahu lagi, mengingatkan kembali konser JKT48OyiMLG dulu. Mungkin karena suara chant yang terlalu keras dan semangat, di awal Stella sempat salah masuk dan di tengah juga sempat nyanyinya balapan sama band-nya, atau Stella-nya yang keteteran ambil nafas. Susah juga seh kalau ndak pakai monitor pas ramai riuh gini. Tapi apapun Stella tetep selalu benar kok, tetep enak kok nyanyinya, ndak tahu lagi menurut mas Anang Hermansyah.

Biar ndak kelihatan capek dan Stella bisa sedikit mengatur nafasnya, acara dilanjut ke yang lebih santai, sesi tanya jawab. Kalau ndak salah ada 2 sesi masing-masing isi 3 pertanyaan ditambah pertanyaan imbuhan dari mc. Sebelum memulai tanya jawab, Stella mengumumkan kalau dia lagi bikin single sama photobook sendiri.

Gimana menanggapi penyanyi yang tiketnya mahal tapi lipsync?
Stella mikir lama kebingungan sama pertanyaan sindiran ini, tapi namanya Stella ya tetep saja pinter njawabnya. "Setiap penyanyi punya ciri dan kelebihannya masing-masing yang ditawarkan, gak cuma sekedar dari kualitas suara, tapi kan juga bisa dinikmati dari performanya misalnya dance." Aman.

Bagaimana cara mengatur jadwal kesibukan karir sama kuliah? Dan bagaimana cara menjaga kesehatan biar ndak ngedrop?
"Aku selalu minta schedule setelah kuliah, biasanya pulang kuliah jam 12, karena pengen lulus cepet dan tepat waktu sih. Kalau kesehatan ya minum vitamin aja. Iya kemarin sempat sakit tapi disyukuri aja mungkin Tuhan lagi nyuruh aku istirahat sebentar." Hhhahaha kebanyakan es krimnya Baskin Robbins itu mah Stel.

Kalau sudah rilis single, apa nantinya bakal mau direct selling ke Malang lagi?
"Sekarang kan sudah ke Malang. Mungkin paling deket nanti maunya ke kota yang juga dekat-dekat Malang aja." Penonton teriak Surabaya! "Bisa jadi ke Surabaya, ke kota lainnya juga, semoga aja ya", Stella mengamini. Ditanya mc kapan rilis single-nya dijawab "Hmmm masih belum tahu. Bukan, yang 14 Maret itu cuma photobook-nya, single-nya belum tahu, ditunggu aja." Masuk akal, kan baru semalam dia rekamannya. Stella juga sempat menyanyikan sebait single-nya itu, sepintas asik lagunya, katanya bercerita tentang orang yang lagi suka ke orang lain, kangen sampai gelisah, gitu.

Kesibukan selama ini apa saja sih Stel?
"Hmmm apa ya? Bangun pagi jam 9", sambil mukanya ngeselin banget. "Gak gak, berangkat kuliah jam 6 pagi, Senin sampai Kamis pulangnya jam 12. Setiap hari juga latihan nyanyi persiapan buat single terbaru dan persiapan buat photobook. Ada persiapan mau ke serial tv juga, kemarin sih uda ada yang nawarin." Hmmm serial tv, tapi jangan sinetron ya Stel, please! Atau mungkin ini lanjutan sekuelnya Bima Satria Garuda?

Kenapa sih kok keluar dari JKT48? Apa ndak kangen sama member?
"Sebenarnya sudah sering juga kan jawab beginian?" nampaknya Stella agak ndak nyaman ditanyain begituan. "JKT48 itu tempat belajar dan cari pengalaman, jadi alasan kenapa keluar karena aku kali ini mau belajar sendiri dari ilmu yang sudah didapat di JKT48. Kalau kangen ya kangen, tapi tetep kontak dan berhubungan baik  sama member lain, ke theater juga buat ngobatin kangen dikit-dikit."

Kenapa Malang jadi kota show pertama?
"Malang itu kota yang jadi konser (tur) terakhir aku (di JKT48), jadi pengen aja mengawali semuanya lagi juga di Malang. Memulai sebagai Stella Cornelia. Ini saatnya aku jadi Stella Cornelia, bukan Stella JKT48. Sebelum aku ketuaan di JKT48 juga kan" sambil ketawa.

Perasaan show di Malang?
"Malang itu adem, makanannya enak. Ada yang bawain bakso bakar gak? Pengen ke Batu juga kalau ada waktu. Dekat kan dari sini?" siap jadi guide dah Stel, siap!

Arti fans buat Stella?
"Fans itu orang yang selalu ada buat aku, bisa ngasih tau jeleknya aku, yang setia dukung aku." Hhahahaa mampus, mati kesindir lah sudah itu Stella oshi yang oshihen.

Cowok tipe Stella itu yang kayak gimana?
"Aku ndak punya tipe cowok, kalo ketemu sama orang dan suka ya uda, yang penting aku nyaman." Ada yang nyelethuk sudah punya cowok atau belum, Stella mukanya merah,"Maunya aku uda punya atau belum? Kalo belum kenapa? Kalo uda kenapa hayo?" genitnya malah keluar hhahahaa.

Sesi tanya jawab selesai ada undian buat tiket Silver, 5 orang beruntung maju ke depan mendamping Stella nyanyi. Stella bilang kali ini mau nyanyi lagu favoritnya, apalagi kalau bukan I Will Fly dari Ten 2 Five. Sangat menikmati, penonton juga sangat menikmati, jelas Stella memang sudah khatam betul sama lagu ini, lah wong memang lagu favoritnya.

I Will Fly selesai dibawain, rupanya mc masih penasaran sama Stella, nanya belakangan ini lagi seneng apa. "Aku lagi seneng tidur. Gak, aku bener-bener lagi seneng mikir ke depannya kayak apa? Pengen belajar gitar, dulu pernah belajar piano 2 tahun tapi gagal. Ada yang mau ngajarin aku?" Lagi-lagi ini anak ngeluarin genitnya. Terus entah saya habis kehipnotis genitnya sampai lupa Stella habis ditanya apa gitu bilang "Dukung orang yang kamu dukung ndak cuma pas baiknya aja, tapi pas buRuknya juga. Syukur aku masih bisa diinget sampai sekarang." :')

Sesi selanjutnya makan-makan. Yang tiket Platinum, Gold, dan Diamond (rupanya sama-sama) dapat dinner berwujud nasi box yang entah isinya apa. Yang tiket Silver dapat coffee break berwujud kue box yang entah isinya juga apa karena saya dan persis samping kanan-kiri saya ndak kebagian. Yang jelas coffee break-nya ndak ada kopi-kopinya sama sekali. Saya cuma kebagian air mineral gelasan merk antah berantah, itupun datangnya telat. Mau nanya bagian kue box saya mana takut nanti dibilang kemenyek ngemis, biarin saja toh memang sepele kalau buat saya, entah buat yang lain.

Sambil menikmati hidangan, Stella yang topinya sudah dilepas menghampiri tiap-tiap meja tiket Platinum, Gold, dan Diamond. Sesi private time, ngobrol intim gitu sama Stella, banyak juga yang titip salam, ada yang minta tips, ada yang minta tanda tangan, ada yang kasih kontak biar diwaro, saya ngemil setip hhahahaa.


Selama sesi makan-makan dan private time, diiringi sama lantunan band yang saya lupa namanya bawain Kita-nya SO7 sama lagu luar yang saya lupa juga, jelas bukan luar angkasa. Ndak cuma itu, duo Jack sama Adel juga gantian bawain lagu Heart Gata Virus, Squall no Aida ni, Rider, dan entah saya lupa apa lagi. Paling ingat pas bawain Rider, ikutan nyanyi soalnya. Ya maaf selebihnya fokus saya ke Stella sambil menyusup ke meja tiket Platinum, Gold, dan Diamond hhahahaa.

Penonton adem ayem kekenyangan, Stella naik ke panggung lagi. “Ini lagu terakhir dari aku ya” disambut teriakan kecewa dari penonton. “Yuk bareng-bareng nyanyi. Heavy Rotation.” sambung Stella. Lagi-lagi penonton sayap kiri kembali mengawali dan memimpin biang kerusuhan full chant dan moshing, kali sampai banyak yang naik-naik ke kursi. Pecah! Edian! Stella senang, kita juga senang!

Tapi sayangnya Heavy Rotation benar-benar jadi lagu penutup. Ndak ada lagu lagi meski penonton sudah teriak encore dan ngeluarin chant we-love-you-Stella-we-do. Stella kelihatannya terharu, mc mempersilahkan dia mengucapkan sepatah kata penutup. Stella dengan senyumannya mengucapkan “Sekali lagi terimakasih banyak. Dari kemarin-kemarin uda gak sabar ke Malang. Terimakasih semuanya. Semoga bisa kembali lagi ke sini

Lalu mc minta penonton semua ke depan, buat ambil foto, keroyokan shot lah ya. Hhhahahaa pas sudah ke depan bingung ndak ada yang ngatur, tumpek blek. Stella juga kebingungan ngaturnya, dia terpaksa berusaha galak, tapi jatuhnya malah lucu.

Di penghujung acara diisi dengan handshake. Handshake-nya tetep sama saja kayak general handshake dedek-dedek idol, tetep pakai hand sanitizer dulu. Kerennya penonton sayap kiri ndak henti-hentinya tetep ngechant we-love-you-Stella-we-do sambil berjalan menuju Stella. Ndak ada yang sempat diucapkan ke Stella pas handshake, saya cuma ngasih project frame pink sambil menyampaikan salam dari mas Ekan sama Nathan ke Stella. Belakang saya ngetawain pas saya menyampaikan salam hhahahaa kampret. Penonton tiket Platinum dan Gold masih berlanjut foto group shoot dan yang tiket Diamond dapat foto 2 shoot.

Pukul 22.10an, saya pun puas dan lega meninggalkan Gedung Unggul, bersamaan pakai ada yang nyalain flare, Malang lop. Lega karena Stella tampaknya nyaman dan aman di Malang, semoga seh. Meski masih ada pertanyaan krusial saya yang belum tersampaikan dan dijawab Stella: Setelah graduate, kok bisa Stella masih diijinkan pakai akun yang sama cuma diganti usernya saja? Apa itu hak semua member yang graduate atau Stella yang minta? Tujuannya biar ndak ada salah paham iri-irian lagi sama fans ex member JKT48 lainnya. Mungkin lain waktu bisa ada kesempatan untuk nanya itu... Nuwus Stel!

* tertanda laki-laki berpolo polkadot abu-abu yang ngasih project frame pink :)

Komentar

Postingan Populer